by Editorial | Oct 23, 2015 | BIPA, Expatriate
Dengan dibukanya era pasar bebas, maka jumlah expatriat di Indonesia semakin meningkat. Bahkan expatriat yang datang ke Indonesia bukan hanya bekerja sebagai tenaga ahli tetapi juga tenaga kerja. Akhir-akhir ini kedatangan expatriat dari beberapa negara mendapatkan perhatian serius dari pemerintah Indonesia, karena ternyata banyak di antara mereka yang belum menguasai Bahasa Indonesia. Bahkan banyak expatriate yang sudah lama tinggal di Indonesia, tapi tidak bisa Bahasa Indonesia sama sekali. Bahkan untuk berkomunikasi secara sederhana dengan penduduk lokal saja, mereka tidak bisa. Hal itu terjadi karena banyak hal. diantaranya adalah karena setiap hari para expatriate itu sibuk bekerja, di tempat kerjanya lebih banyak berinteraksi dengan rekan se negaranya, dan atau berinteraksi dengan warga lokal yang bisa menguasai bahasa Asing. Hal lain yang membuat para expatriate itu sulit menguasai Bahasa Indonesia adalah karena mereka tinggal dan liburan bersama keluarganya atau komunitas mereka. Kesembpatan untuk berinteraksi dengan warga lokal sangat minim. Ketidakmampuan mereka menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik sepertinya menunjukan bahwa keseriusan pemerintah untuk memberikan persyaratan berbahasa bagi tenaga asing perlu dioptimalkna. Mereka yang tinggal di Indonesia, harus bisa berbahasa indonesia, dengan menunjukkan bukti semacam surat keterangan atau sertivikat belajar Bahasa Indonesia. Dengan cara seperti itu, tidak banyak ditemui beberapa expatriat yang tidak fasih menggunakan Bahasa Indonesia. Adakan razia rutin di beberapa perusahaan, persulit izinnya apabila expatriate yang tinggal di sini tapi tidak bisa bahasa orang sini. Keuntungan lain yang didapat apabila para expatriate bisa lancar berbahasa Indoesia adalah suasana kerja di perusahaan makin enjoy. tidak akan terjadi mis komunikasi karana kesalahan bahasa. Untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Indonesia, harusnya para expatriat itu mengikuti kursus Bahasa Indonesia. Dengan mengikuti kursus Bahasa Indonesia... by Editorial | Oct 12, 2015 | BIPA, Expatriate
Mempelajari Bahasa Indonesia bisa mendatangkan banyak manfaat. Bagi para expatriate yang ingin bekerja di bidang-bidang tertentu seperti sebagai editor, alih bahasa dan lain sebagainya memang diwajibkan menguasai Bahasa Indonesia dengan maksimal. Tidak hanya secara superfisial saja, tetapi harus mendalam. Bahkan orang asli Indonesia pun harus mempelajari bagaimana tata Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bagi para pemula yang ingin menguasai Bahasa Indonesia, harus menguasai dasar-dasar menggunakan Bahasa Indonesia. Tidak hanya sekedar mengerti, tapi harus memahami bagaimana kaidah berbahasa Indonesia baik secara lisan maupun tulisan. Sekedar mengerti dan paham saja tidak cukup karena banyak sekali kesalahan berbahasa Indonesia yang sering dilakukan. Dengan kemampuan berkomunikasi yang baik, hubungan antar sesama jadi lebih hangat. Orang Indonesia ketika bertemu dengan para expatriate yang baru saja belajar Bahasa Indonesia, mereka langsung faham. Karena cara pengucapannya terdengar lucu dan susunan katanya masih terdengar agak aneh. Belum luwes. Secara umum, kondisi seperti itu tidak masalah. Yang penting kedua belah pihak faham dengan maksud masing-masing dan tidak menyangkut masalah yang cukup serius. Akan beda ceritanya ketika bahasa yang masih lucu itu digunakan dalam forum rapat perusahaan atau pembahasan teknis yang memerulukan informasi detil. Ketika ada bahasa yang salah difahami oleh pihak lain, akibatnya akan fatal. Bagi para pemula, sangat tidak dianjurkan untuk mengikuti rapat perusahaan ketika tidak ada peserta yang bisa menjadi translator. Karena Bahasa Indonesia bagi pemula itu hanya bagus untuk digunakan dalam komunikasi sehari-hari, seperti di rumah, transaksi jual beli, dan obrolan-obrolan ringan lainnya. Untuk para pemula, mereka belum bisa menikmati program berita di media elektronik dan media sosial. Karena program berita pasti disampaikan dalam Bahasa indonesia yang baku. Agar bisa belajar Bahasa Indonesia secara... by Editorial | Oct 12, 2015 | BIPA, Expatriate
Foreign speakers are very familiar with their native language. Their tongue seems very difficult to accept a language other than mother tongue. As for where we are, it will be a bit of a hassle when we want to learn foreign languages. For foreign speakers who will stay here, must take the Indonesian language learning program for foreign pentur. It will take a short time to master the Indonesian language if the Indonesian language learning program for foreign pigs is not followed. Bahasa Indonesia is one of the languages that although not easily mastered but still can be studied even though it takes time not to learn for a while. Foreign speakers can practice Indonesian by using this language for daily conversations with friends or native Indonesians living around them. Tetapi bagi penutur asing yang benar-benar masih pemula, melakukan hal tersebut bukanlah hal yang mudah. Selain kosa kata Bahasa Indonesia yang masih sedikit, cara menyusun katanya juga terkadang belum bisa dipahami dengan baik oleh orang lain. Siapapun orangnya, apabila mengucapkan kosa kata baru yang tidak sesuai dengan kosa kata yang biasa diucapkan, mulutnya akan terasa pegal. Begitu pula para expatriate, mereka mengalami kesulitan dalam mengucapakan kosa kata Bahasa Indonesia, karena mereka merasa aneh di lidahnya. Belum lagi untuk negara tertentu ada beberapa huruf dalam Bahasa Indonesia yang tidak ada di Negaranya. Contohnya huruf D bagi orang China, huruf L bagi orang jepang dan huruf P bagi orang arab dan lain sebagainya. Beberapa kendala di atas membuat para expatriate mengalami kesulitan untuk belajar Bahasa Indonesia secarat otodidak. Karena untuk melatih mulut agari dapat mengucapkan kosa kata baru, dibutuhkan guru, dibutuhkan... by Editorial | Oct 12, 2015 | BIPA, Expatriate
Belajar Bahasa Indonesia bagi orang asing tidak semudah yang kita bayangkan. Mungkin kita berfikir bahwa Bahasa Indonesia tidak terikat oleh grammar seperti Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia juga tidak terikat oleh perubahan kata seperti Bahasa Arab, oleh karenanya Bahasa Indonesia kemudian lebih mudah menguasainya. Ternyata tidak juga. Menguasai percakapan Bahasa Indonesia bagi orang asing cukup sulit juga. Ini baru Bahasa Indonesia yang dasar. Belum masuk dalam Bahasa resmi. Ketika belajar Bahasa Indonesia tingkat dasar, orang-orang asing banyak yang menanyakan apa fungsi kata “yang”, ada juga orang asing yang bingung dengan kata “sapu” saat ditambah imbuhan “me” kok jadinya menyapu? bukan mesapu. Masih banyak lagi contoh-contoh bentuk kata dalam Bahasa Indonesia yang membuat para expatriate bingung saat belajar. Fonemena di atas menjadikan para expat membutuhkan waktu cukup lama untuk belajar Bahasa Indonesia. Sebagaimana kita ketika mengucapkan Bahasa asing yang jaranga kita ucapkan, orang asing pun merasakan hal yang sama. Lidah mereka yang masih terasa kaku dan mulut terasa agak pegal ketika mengucapkan kosa kata baru. Struktur Bahasa Indonesia banyak ragamnya, tak sesederhana yang mereka bayangkan. Kebanyakan orang asing yang mempelajari Bahasa Indonesia masih kesulitan dalam hal pengucapan kata-kata dan juga menulis. Umumnya expatriat baru bisa benar-benar menguasai Bahasa Indonesia dalam hitungan tahun. Untuk mencapai hasil yang optimal, belajar Bahasa Indonesia harus dilakukan dengan kontinyu dan konsisten meskipun ada banyak kesulitan yang mesti dihadapi. Apabila belajarnya tidak dilakukan secara teratur, banyak absennya, maka Bahasa Indonesia akan lebih sulit lagi dikuasai, dan proses untuk bisa akan membutuhkan waktu lebih lama. Belajar bahasa Indonesia sama dengan mempelajari bahasa lain, kuncinya harus dilatih setiap hari dengan disiplin. Jangan ada hari tanpa belajar. Belajar... by Editorial | Oct 12, 2015 | BIPA, Expatriate
Bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, baik bagi orang Indonesia apalagi bagi orang asing. Logika sederhananya, kita orang Indonesia yang ingin cepat menguasai Bahasa Inggris, salah satu caranya adalah dengan mendengarkan lirik lagu Bahasa Inggris. Tapi cara yang sama tidak bisa dilakukan oleh orang Inggris yang ingin cepat menguasai Bahasa Indonesia. Lagu Basaha Indoensia itu puitis, kualitas sastra nya tinggi. Jangankan orang asing, orang indonesia sendiri diminta menerjemahkan sastra dalam musik Indonesia, belum tentu faham. salah satu contoh yang punya nilai sastra tinggi adalah lagu Roman Picisan karya Ahmad Dhani, pentolan Grup Band Dewa 19: “Roman Picisan” Tatap matamu bagai busur panah Yang kau lepaskan ke jantung hatiku Meski kau simpan cintamu masih Tetap nafasku wangi hiasi suasana Saat ku kecup manis bibirmuCintaku tak harus, miliki dirimu Meski perih mengiris-iris segala janjiAku berdansa diujung gelisah Di iringi syahdu lembut lakumu Kau sebar benih anggun jiwamu Namun kau tiada, menuai buah cintaku Yang ada hanya sekuntum rinduCintaku tak harus, miliki dirimu Meski perih mengiris-iris segala janjiMalam-malamku bagai malam seribu bintang Yang terbentang di angkasa bila kau disini Tuk sekedar menemani,’tuk melintasi wangi Yang s’lalu tersaji di satu sisi hati Orang yang sudah faham maksud dari lagi di atas berarti ilmu Sastra Indonesianya sudah tinggi. Tidak sedikit orang asing yang menghabiskan banyak waktu hanya untuk bisa berbahasa Indonesia dengan baik. Tetapi bukan berarti Bahasa Indonesia tidak bisa dikuasai sama sekali. Dengan berlatih secara teratur dan konsisten, Bahasa Indonesia pasti bisa dipelajari dengan baik oleh mereka yang belum terbiasa menggunakan bahasa ini. Apalagi dengan perkembangan teknologi yang semakin maju saat ini, belajar Bahasa... by Editorial | Oct 8, 2015 | BIPA, Expatriate
Apakah Bahasa Indonesia sulit dipelajari? Jawabannya bisa ya, bisa tidak. Bagi mereka yang sudah lama tinggal di Indonesia dan orang asli Indonesia, belajar Bahasa Indonesia tidak terlalu sulit. Karena cara pengucapannya tidak jauh beda dengan Bahasa-bahasa Daerah di seluruh Nusantara. Bahkan bagi orang-orang daerah yang sering berkunjung di kota-kota besar, Bahasa Indonesia sudah tidak asing didengar. Meskipun dalam keseharian lebih sering menggunakan Bahasa daerah. | Bagaimana dengan mereka, orang asing yang baru datang ke Indonesia? Mereka datang ke sini bukan hanya untuk berwisata, tapi datang ke sini untuk urusan pekerjaan, seperti expatriat misalnya. Para expatriate itu fokusnya bekerja. Namun, mau tidak mau mereka harus bisa menguasai Bahasa Indonesia, karena di tempatnya bekerja pasti banyak bertemu dengan orang Indonesia. Kondisi seperti ini akan sedikit menjadi masalah bagi para pekerja expat itu. Kesibukan mereka bekerja akan membuat proses belajar Bahasa Indonesia membutuhkan waktu yang tak bisa dibilang singkat. Sekilas kita lihat Bahasa Indonesia ini simpel. Tidak banyak perubahan kata, kecuali ketika ada imbuhan. Namun Bagi orang asing, Bahasa Indonesia cukup rumit. Lidah mereka terasa pegal. tidak rilex ketika mengucapkan kosa kata Bahasa Indoenesia. Itu karena mereka belum terbiasa. Butuh ketekunan dan konsistensi bagi orang asing apabila ingin menguasai Bahasa Indonesia dengan cepat. pada prinsipnya, Bahasa Indonesia sama seperti bahasa lainnya yang jika dipraktekan secara rutin bisa lekas dikuasai. Maka cara tercepat mengasah kemampuan Bahasa Indonesia dengan baik adalah mengikuti les Bahasa Indonesia untuk expatriat. Les Bahasa Indonesia untuk expatriat sudah terbukti efektif dapat meningkatkan kemampuan berbahasa seseorang dalam waktu yang relatif singkat. Karena dengan mengikuti les Bahasa Indonesia, seorang expatriat akan belajar pada ahlinya yaitu guru Bahasa Indonesia...
Recent Comments