by Editorial | Oct 6, 2015 | BIPA, Expatriate
Les Bahasa Indonesia untuk Expat, indolesprivate.com. Expat atau expatriat adalah sebutan untuk mereka yang meninggalkan negara asalnya dan menetap di Negara lain untuk urusan pekerjaan, emigrasi dan lain-lain. Setiap negara pasti memiliki expat di tempatnya termasuk Indonesia. Apalagi banyak perusahaan asing yang berdiri di Indonesia maka banyak pula jumlah expatriate yang ada di negeri ini. Seorang ekspatriat seharusnya mempunyai kemampuan Bahasa indonesia yang baik karena mereka menetap di Indonesia dalam jangka waktu yang tidak bisa dibilang singkat. Sayangnya, tidak semua expat memiliki kemampuan untuk menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik. Terlebih bagi para expat yang baru tinggal di Indonesia. Pembelajaran Bahasa Indonesia secara intensif akan sangat membantu para expat ini untuk lebih menguasai Bahasa Indonesia. Sejumlah pekerjaan menuntut para expat untuk mahir menggunakan Bahasa Indonesia seperti eksekutif perusahaan. Jika seorang eksekutif tidak pandai berkomunikasi dengan bawahannya maka akan terjadi kesalahpahaman dan pekerjaan yang dilakukan tidak bisa berjalan dengan baik. Selain eksekutif, kemampuan berbahasa Indonesia juga harus dimiliki oleh mereka yang ingin belajar di Indonesia. Bagaimanapun, menguasai bahasa ibu suatu Negara akan mempermudah kegiatan sehari-hari. Mereka bisa dengan lancar mengucapkan kalimat-kalimat sederhana yang mudah dimengerti sehingga tidak perlu lagi mengandalkan para penerjemah yang memasang tarif yang tinggi. Untuk bisa menguasai Bahasa Indonesia secara cepat, maka para expat bisa mengikuti les Bahasa Indonesia untuk expat. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, les Bahasa Indonesia untuk expat ini harus dibimbing oleh guru Bahasa Indonesia yang berkualitas dan telah berpengalaman. Guru yang bisa mengajar dengan pengantar Bahasa Asing, seperti Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Mandarin, Bahasa Jepang dan lain-lain. Penguasaan Bahasa Indonesia juga bisa lebih cepat lagi jika waktu dan tempatnya lebih fleksibel dan peserta... by Editorial | Oct 6, 2015 | BIPA, Expatriate
Kemampuan menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar sangat penting dimiliki oleh para expatriate atau orang asing yang tinggal di Indonesia, apapun profesinya. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa expatriate yang ada di Indonesia berbagai macam profesinya. Ada expat yang berprofesi sebagai karyawan, ada expat berprofesi sebagai tenaga Ahli, Guru, Dosen, peneliti, mahasiswa dan lain-lain. Orang asing yang ada di Indonesia juga ada yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Karena dia menikah dengan orang Indonesia dan belum lama tinggal di Indonesia. Kemampuan berbahasa Indonesia akan melancarkan komunikasi para expat dengan penduduk lokal. Bagi para orang asing yang bekerja di Indonesia menguasai Bahasa Indonesa ini diperlukan untuk kelancaran kerja. Sedangkan untuk para orang asing yang datang ke Indonesia untuk tujuan kuliah, Bahasa Indonesia tetap bisa membantu dalam melakukan percakapan untuk kegiatan sehari-hari. Orang-orang asing yang datang ke Indonesia tidak bisa terus menerus mengandalkan jasa penerjemah terlebih jika menetap dalam jangka waktu yang lama. Apalagi menggunakan jasa penerjemah juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Solusi untuk orang asing yang ingin menguasai Bahasa Indonesia dengan cepat yaitu dengan mengikuti les privat Bahasa Indonesia untuk orang asing. Karena kelas untuk belajar Bahasa Indonesia adanya hanya di beberapa kota besar seperti Jakarta dan Depok. Jumlahnya pun masih belum begitu banyak. Bagi para expatriate yang sibuk, masuk ke kelas kursus Bahasa Indonesia untuk orang asing, bukan pilihan terbaik. Karena cara ini akan memakan banyak waktu, apabila lokasi kursus dan rumah expat cukup jauh dan daerahnya macet. Di samping mengikuti les private, expat itu dituntut upembelajar Bahasa Indonesia ini juga harus mempraktekan apa yang dipelajarinya setiap hari. Rasanya akan lebih mudah kalau bisa berbicara Bahasa Indonesia... by Editorial | Oct 6, 2015 | BIPA, Expatriate
Guru Bahasa Indonesia untuk Orang Korea, indolesprivate.com. Pasar bebas akan mendatangkan banyak orang asing ke Indonesia. Tujuan para expatriate itu tentu saja untuk bekerja. Indonesia menjadi salah satu negara tujuan yang sangat diminati oleh para expat, karena membuka banyak lapangan kerja untuk tenaga asing. Bahkan sebagian besar ekspatriat yang bekerja di Indonesia belakangan diketahui tidak mahir menggunakan Bahasa Indonesia. Bisa dibilang malah tidak menguasai sama sekali. Ini memunculkan beberapa kontroversi karena dengan demikian, pekerja asing akan lebih banyak di Indonesia. Sudah sewajarnya jika Indonesia mensyaratkan penguasaan Bahasa Indonesia kepada calon pekerja asing yang akan bekerja di tanah air. Selain akan memudahkan komunikasi, penguasaan Bahasa Indonesia bagi orang asing ini juga memberikan bukti bahwa para pekerja asing menghormati Negara Indonesia. Belajar Bahasa Indonesia sebenarnya tidak terlalu sulit bagi orang asing jika mau telaten. Salah satu cara agar cepat menguasai Bahasa Indonesia bagi orang asing adalah dengan belajar langsung pada guru private Bahasa Indonesia untuk orang asing. Belajar dengan guru private Bahasa Indonesia untuk orang asing, memiliki beberapa keuntungan. Jadwal belajar fleksibel dan lebih sistematis. Berdasarkan beberapa pengalaman, para expatriate memang akan lebih cepat menguasai Bahasa Indonesia dengan mengikuti les Bahasa indonesia. Apalagi jika les Bahasa Indonesia bisa fleksibel dilakukan di tempat kerja atau rumah peserta. Ini akan semakin memudahkan peserta les Bahasa Indonesia untuk mempelajari bahasa kapanpun dan dimanapun. Dengan les di tempat kerja, peserta tidak perlu repot jika sewaktu-waktu ada tugas mendadak yang harus diselesaikan. Selain itu, peserta juga bisa mengajak orang asing lainnya untuk bergabung. Dapatkan guru private Bahasa Indonesia untuk orang asing, yang berkualitas hanya di Indo Les. Kualitas guru private Bahasa Indonesia untuk orang asing ini... by Editorial | Oct 4, 2015 | BIPA, Expatriate
Kemampuan berbahasa Indonesia dibutuhkan untuk seorang expatriat. Tuntutan untuk memperketat seleksi para expatriat semakin ramai diteriakkan. Sewajarnya memang expatriat tidak hanya hadir sebagai tenaga kerja yang hanya mengurusi soal pekerjaan tetapi juga harus memperhatikan betul kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Negara dimana dia tinggal. Terlebih lagi, ketika para expat itu harus berhadapan dengan tenaga kerja lokal yang kemampuan bahasa asingnya sebagian masih sangat minim. Jika hal ini terus berlanjut bukan tidak mungkin suatu saat akan terjadi kesalahpahaman atau miskomunikasi yang akan sangat merugikan perusahaan. Pemerintah juga seharusnya memperketat lagi penyaringan expatriat yang akan datang ke Indonesia sebagai tenaga kerja khususnya dalam hal berbahasa. Beberapa negara seperti Korea, Jepang dan Australia sudah melakukan hal yang perlu dicontoh oleh negara lain yang memiliki hubungan bisnis dengan Indonesia. Ketiga negara itu menyediakan sarana pendidikan Bahasa Indonesia bagi warganya yang akan bertugas di Indonesia. Bahkan ada kampus yang memberikan materi Bahasa Indonesia bagi mahasiswanya. Jangan heran apabila ada orang Australi ke Indonesia bukan dalam rangka bekerj, tapi belajar wayang. Bermula dari sekedar ingin tau tentang Bahasa Indonesia, kemudian dia mahir berbahasa Indonesia dan akhirnya cinta dengan budaya Indonesia. Ada juga cerita menarik dari warga Korea. Dia bekerja di Indonesia dan ingin memperdalam lagi kemampuan Bahasa yang sudah dipelajarinya ketika di korea. Expatriate seperti ini yang membuat suasana kerja di beberapa perusahaan menjadi lebih hangat dan minim kemungkinan terjadi kesalahfahaman antara orang asing dengan orang lokal. Untuk profesi yang memiliki resiko tinggi seperti dokter atau perawat seharusnya memiliki kemampuan Bahasa Indonesia yang unggul. Karena bila mereka tidak mengerti dengan bahasa yang diucapkan oleh para pasien, tentu akan sangat membahayakan. Salah memberikan obat dan perawatan sudah... by Editorial | Sep 27, 2015 | BIPA, Expatriate
Ekspatriat adalah warga Negara Asing yang tinggal di suatu negara. Bisa juga diartikan orang yang meninggalkan negara asalnya dan menetap di negeri lain. Saat ini, banyak ekspatriat yang tinggal di Indonesia pada era pasar bebas. Ekspatriat dituntut untuk berbahasa Indonesia dengan baik untuk mengatasi kesenjangan antara pekerja domestik dengan pekerja asing. Kesenjangan yang dimaksud adalah ketidaksamaan upah antara keduanya. Dimana dengan jabatan dan posisi sama, pekerja asing dibayar lebih tinggi daripada pekerja domestik. Hal ini menunjukan bahwa pasar Indonesia sangat membutuhkan tenaga asing. Tetapi bagaimanapun juga pekerja asing wajib tunduk dengan peraturan yang ada di Indonesia. Berdasarkan undang-undang yang disahkan pada bulan Maret 2004, tenaga kerja asing yang datang ke Indonesia diharuskan mmapu berbahasa Indonesia. Sayangnya, peraturan ini tidak diimplementasikan dengan baik. Untungnya, beberapa orang dari Pusat Bahasa memasukan ujian bahasa untuksertifikasi pendidikan dan pekerjaan. Semua sertifikasi kompetensi tenaga kerja seperti task skill, job/role environment skill semuanya berkaitan dengan komunikasi berbahasa. Jika negara-negara dengan bahasa ibu bahasa asing mensyaratkan nilai tertentu dalam sebuah tes misalnya TOEFL. Maka Indonesia harus melakukan hal yang sama dalam Bahasa Indonesia. Tujuannya tentu saja untuk melindungi para pekerja domestik dan menjaring tenaga kerja yang kompeten. Indonesia juga memiliki berbagai tingkatan untuk menilai kemampuan seseorang dalam Bahasa Indonesia yaitu Istimewa, sangat unggul, unggul hingga terbatas. Kompetensi berbahasa Indonesia ini sangat penting khususnya untuk profesi yang berkaitan dengan nyawa orang lain seperti dokter dan perawat. Kalau mereka tidak menguasai Bahasa Indonesia dengan baik, bisa terjadi malpraktek yang membahayakan nyawa orang lain akibat miskomunikasi. Untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Indonesia, para ekspatriat bisa belajar pada guru Bahasa Indonesia untuk ekspatriat. Di tengah kesibukan bekerja, ekspatriat bisa memilih guru... by Editorial | Sep 27, 2015 | BIPA, Expatriate
Pengembangan perusahaan multinasional seringkali menggunakan seorang expat sebagai tenaga kerjanya. Tujuannya agar operasional perusahaan semakin efektif. Apalagi dengan era pasar bebas sekarang, tenaga kerja expat semakin banyak yang berdatangan. Namun kedatangan pekerja dari luar negeri ini menimbulkan kontroversi. Selain karena mereka yang dibayar lebih tinggi daripada tenaga kerja lokal, kemampuan Bahasa Indonesia mereka juga tidak dipermasalahkan. Bagaimanapun, expat datang ke Indonesia untuk bekerja dan mau tidak mau mereka harus menjunjung tinggi bahasa Indonesia. Setidaknya, mereka bisa berkomunikasi secara lancar untuk percakapan dalam dunia kerja. Sudah seharusnya kemampuan Bahasa Indonesia expat lebih ditingkatkan kualitasnya. Bahasa Indonesia bagi expat tidak hanya sekedar “syarat” untuk bisa bekerja di Indonesia. Lebih dari itu, kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Indonesia bagi para expatriat dapat mengurangi kesenjangan. Jika seorang expat mampu berbahasa Indonesia dengan baik dan benar agar komunikasi dengan pekerja lokal pun berjalan dengan lancar. Komunikasi dalam dunia kerja sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman. Meskipun expat bisa saja menggunakan bahasa asing di Indonesia, rasanya lebih baik jika Bahasa Indonesia dipergunakan. Sejumlah negara mensyaratkan tenaga asingnya mampu berkomunikasi dalam bahasa ibu mereka. Maka sudah seharusnya Indonesia melakukan hal yang sama. Kemampuan berbahasa Indonesia juga akan mempermudah komunikasi seorang expat di nusantara. Sayangnya, sebagian besar expat yang datang ke Indonesia tidak memiliki banyak waktu untuk belajar Bahasa Indonesia, karena waktu mereka habis untuk bekerja. Mereka pun terkadang kesulitan mendapatkan guru Bahasa Indonesia untuk expat yang berkualitas. Tetapi jangan khawatir, karena Indo Les hadir menjawab kebutuhan expat yang ingin belajar Bahasa Indonesia lebih dalam. Guru Bahasa Indonesia untuk expat di Indo Les bisa memberikan kursus bahasa dengan waktu yang fleksibel dan bisa disesuaikan dengan waktu yang dimiliki oleh...
Recent Comments